Bagaimana Jika Kucing Melintas Saat Wapres Boediono Berpidato

Meski hanya seekor kucing, wejangan Wapres di hadapan para petugas  pelayanan Keluarga Berencana dan kesehatan se-Provinsi DKI Jakarta  kontan terhenti. (foto: primaironline.com)

– Wakil Presiden Boediono akan melakukan peninjauan pelayanan kesehatan terpadu di Jakarta. Selain meninjau pelayanan kesehatan terpadu, Boediono juga akan melakukan pertemuan dengan keluarga besar Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), Pos Pelayanan Terpadu, Badan Koordinasi Keluarga Berencana Berencana Nasional (BKKBN), dan PKK. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Biro Pers Istana Wapres, Boediono akan meninjau pelayanan kesehatan di Puskesmas Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Boediono dijadwalkan tiba di Tambora sekitar pukul 09.40. Namun sebelum meninjau pelayanan kesehatan, Boediono melakukan pertemuan dengan pelajar di SMA Negeri 40, Pademangan Jakarta Utara. Boediono dijadwalkan tiba di SMA Negeri 40 pukul 08.00. Dalam pertemuan dengan pelajar di SMA Negeri 40, juga akan diserahkan bantuan dana pendidikan. Rencananya, bantuan dana pendidikan akan diserahkan oleh Menteri Agama Suryadharma Ali. Dalam peninjauan kesehatan dan pendidikan ini, Boediono juga akan ditemani Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono, Menteri Pendidikan Nasional Muhammad Nuh, dan Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih. Selain melakukan peninjauan fasilitas, Boediono juga melakukan pertemuan dengan keluarga besar Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), dan PKK. Namun saat memberikan sambutan, perhatian Boediono sempat beralih ke seekor kucing gemuk yang melintas di depan podium, tempat Boediono memberikan sambutan. Sambutan Boediono sempat terhenti beberapa saat oleh kucing berwarna kuning bergaris putih itu. Apa jadinya jika seorang kepala negara diganggu saat sedang menyampaikan pidatonya? Pengalaman itu dialami Wakil Presiden Boediono saat berpidato di Puskesmas Tambora, Jakarta Barat, Kamis (11/3/2010). Bukan siapa-siapa, hanya seekor kucing gendut berwarna kuning yang dengan tenangnya melintas di depan podium tempat Wapres pidato”Ada kucing ke Puskesmas. Kayaknya hamil. Sepertinya sudah telat KB (Keluarga Berencana),” kata Boediono di atas podium. Meski hanya seekor kucing, wejangan Wapres di hadapan para petugas pelayanan Keluarga Berencana dan kesehatan se-Provinsi DKI Jakarta kontan terhenti. ”Seekor kucing tampaknya juga ingin berkunjung ke puskesmas. Tampaknya hamil ya dan ingin melahirkan. Sayang, tak ikut KB di puskesmas,” kata Boediono sambil senyum-senyum. Petugas Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang sedang bertugas pun kemudian mengusir kucing tersebut. Adapun dalam sambutannya, Boediono meminta Puskesmas untuk berinisiatif dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Puskesmas seharusnya menjadi pelayanan kesehatan yang berfungsi menjangkau langsung masyarakat, khususnya di tingkat kecamatan. “Puskesmas berperan penting di sini (menjangkau masyarakat). Bukan hanya sebagai balai pengobatan masyarakat,” tutur Boediono. “Tidak bisa hanya menunggu seperti di warung tegal,” lanjutnya. Dalam pertemuan ini, diberikan juga bantuan pelayanan kesehatan berupa satu mobil ambulans dan tiga sepeda motor. Bantuan diberikan oleh sejumlah Bank Badan Usaha Milik Negara, untuk membantu menjangkau pelayanan kesehatan.

Satu Tanggapan

  1. bunuh saja kucingnya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: